KARAWANG, TAKtik – Info lalulintas PT Jasa Marga mengabarkan, kepadatan arus lalin di tol Jakarta-Cikampek terjadi di Cikopo KM 73 hingga Dawuan KM 66 . Kepadatan terjadi di lajur masuk tempat istirahat.

Begitu juga kepadatan terjadi di Dawuan KM 59 sampai KM 58 arah Jakarta. Karawang Timur di KM 55 hingga KM 53 di arah yan sama pada lajur masuk kontraflow atau mengambil jalur kanan di arah berlawanan. Yakni, pemberlakuan kontraflow Karawang Timur KM 53-Karawang Barat KM 41.

Pihak Jasa Marga melalui situsnya infolalin.jasamarga.co.id mewanti-wanti pengendara agar hati-hati di Karawang Barat KM 41 arah Jakarta karena ada lajur kontraflow keluar di lajur 4/kanan. Info yang dikeluarkan Kamis (29/6/2017) pada pukul 19.02.29 WIB tersebut mengabarkan pula bahwa ruas Cawang-Cikunir-Cikarang-Dawuan-Cikampek dinyatakan lancar.

Kabar lain menyebutkan, pihak Jasa Marga memperkirakan puncak arus balik lebaran yang akan melewati gerbang Tol Cikarang Utama terjadi pada Jumat (30/6/2017). Sekitar 110 ribu kendaraan akan melewati tol Jakarta-Cikampek. Kondisi ini dinyatakan mengalami kenaikan 40,6 persen dari lalulintas normal yang biasanya 78 ribu kendaraan.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di tol tersebut, pihak Jasa Marga telah menyiapkan antisipasi guna mengurai kepadatan, terutama di Gerbang Tol Cikarang Utama. Yaitu, optimalisasi jumlah gardu dari 24 menjadi 30 gardu. Termasuk memberikan diskon tarif tol 20 persen mulai H+4 hingga H+6 paska lebaran.

Selain itu, Jasa Marga akan mengambil langkah buka-tutup lalu lintas menuju rest area. Pemberlakuan kontraflow di KM 65, KM 50, dan KM 28 sampai berlanjut di KM 22 arah Jakarta sesuai diskresi kepolisian. Begitu pun pengalihan lalu lintas arah Gerbang Tol Cikarang Utama melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 2 dan masuk kembali melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 4 sesuai pula diskresi kepolisian.

Penggunaan lajur milik Jakarta-Cikampek Elevated sebagai lajur tambahan pada KM 66 hingga KM 62 arah Jakarta. Plus pengoperasian parking bay di KM 58 dan KM 34 arah yang sama untuk mengantisipasi kepadatan rest area. (tik/berbagai sumber).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here