Aksi Pengeroyokan ‘Bermotor’ Kembali Tumbuh? Kenapa?

KARAWANG, TAKtik – Aksi tindak kekerasan di jalanan masih saja terjadi. Belum jelas apa yang menjadi alasannya, sekelompok orang pengguna sepeda motor tiba-tiba menyerang Muhammad Firdaus (20) dan Rizki Basari (19), saat melintas di Jalan Raya Pasar Johar, Sabtu malam (28/7/2018), sekitar pukul 20.30 WIB.

Pihak kepolisian sendiri belum bisa memastikan motif pelaku. Untuk mengungkap peristiwa kriminal ini, dikatakan Kasat Reskrim Polres Karawang, Maradona Armin Mapaseng, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk dari korban yang kini ditangani tim medis di RSUD Karawang.

Dari keterangan awal para saksi dan kedua korban, Maradona uraikan kronologisnya, bahwa malam itu korban dari Telagasari bersama teman-temannya mengendarai tiga unit sepeda motor sedang menuju Gedung Serba Guna (GSG) Panatayudha. Namun ketika tiba di tempat kejadian perkara, korban berpapasan dengan sekelompok orang yang sama-sama pengguna sepeda motor. Saat itu pula, terang Maradona, sekelompok orang dengan 10 kendaraan sepeda motornya menyerang korban menggunakan clurit.

Kedua korban awalnya sempat mencoba tancap gas guna menghindari amukan para pelaku. Sayang, keduanya malah tertinggal dari rekannya yang berhasil meloloskan diri. Alhasil, Firdaus mengalami luka sobek di bagian punggung. Sedangkan Rizky terkena luka sobek di kepala bagian depan dan bagian belakang, serta retak di tengkorak belakang.

Kini, polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku utamanya dua orang dari aksi pengeroyokan tersebut. Bahkan dari kedua korban polisi telah diberikan petunjuk, bahwa pelaku membawa bendera berwarna merah-hitam-biru..”Saya tidak tahu penyebabnya apa. Mereka tiba-tiba saja menyerang dan membacok membabi buta,” aku Firdaus. (tim/tik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here