Utang Pemkab Karawang untuk Bayar Hasil Pekerjaan Proyek Tahun 2018 Sebesar Rp 13,5 Miliar

KARAWANG, TAKtik – Alokasi anggaran di APBD Perubahan 2019 peruntukan bayar utang Pemkab Karawang terhadap pemborong atas hasil pekerjaan proyek dan retensi tahun 2018 mencapai Rp 13,5 miliar.

Alokasi anggaran sebesar itu, jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Hadis Herdiana, terdapat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebesar Rp 12,5 miliar, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Rp 934,3 juta.

“Sedangkan retensi (jumlah termijn atau progress billing yang ditahan sampai pemenuhan kondisi yang ditentukan dalam kontrak hingga telah diperbaiki) hanya ada di Dinas PRKP. Besaran nilainya cuma Rp 33,5 juta,” ungkap Hadis, Senin (14/10/2019).

Sebelumnya, Bupati Cellica Nurrachadiana saat menyampaikan nota pengantar RAPBD Perubahan 2019 di hadapan rapat paripurna DPRD Karawang, 27 September lalu, menyebutkan bahwa kebijakan perubahan belanja daerah tahun 2019 di antaranya diarahkan untuk pembayaran utang pekerjaan dan retensi tahun anggaran 2018.

Katanya, utang pekerjaan serta retensi tersebut berdasarkan hasil audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2018 yang harus dianggarkan kembali pada tahun anggaran 2019. “Ini telah tercatat sebagai utang dalam neraca,” paparnya kala itu. (tik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here