Aparat Keamanan Perketat Akses ke Kantor KPU Saat Penerimaan Balon Pilkada 2020. Kenapa?

KARAWANG, TAKtik – Selama masa penerimaan pendaftaran bakal calon (balon) bupati-wakil bupati di KPU Karawang, Polres setempat mengerahkan 6.925 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan dari tahapan Pilkada 2020.

“Dalam kegiatan Pilkada kami menerjunkan 810 personel dari Polres Karawang, 600 Brimob, 150 TNI, dan 5.365 instansi samping seperti Satpol PP, Dishub dan Linmas. Sehingga total petugas mencapai 6.925 personel,” jelas Kapolres Arif Rachman Arifin melalui Kasubag Humas Wahab Syahroni saat dihubungi kalangan jurnalis.

Hari pertama penerimaan pendaftaran, Jum’at (4/9/2020), balon pertama yang datang ke KPU Karawang adalah pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepulloh. Diiringi massa pendukung, keduanya menuju kantor KPU menggunakan motor venderhall venice yang kapasitas tempat duduknya hanya cukup dua orang.

Setelah itu, di hari yang sama datang mendaftar pasangan Yesi Karya Lianti-Adly Fairuz. Didampingi pengurus parpol pendukung dan simpatisannya, usai mendaftar Yesi kembali menawarkan semangat perubahan dalam keterangan persnya. Sedangkan Adly meminta ijin kepada warga Karawang untuk berbuat sesuatu di daerah ini.

Selanjutnya, pasangan Ahmad ‘Jimmy’ Zamakhsari-Yusni Rinzani dikabarkan baru akan datang ke KPU buat mendaftarkan diri menjadi pasangan bakal calon bupati-wakil bupati di Pilkada Karawang 2020 pada Minggu, 6 September 2020. (tim/tik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here